Siapkan SDM yang Mampu Bersaing di MEA

"Kuliah Dosen Tamu Jurusan Sosiologi"

0
18
Kuliah Dosen Tamu bersama Dr. Azwar, M.Si, Sosiologi Unand

Tanjungpinang, SosUMRAH– Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) konon dapat membantu Negara berkembang. Terjalinnya hubungan kerjasama antara negara maju kawasan ASEAN dengan Negara berkembang, misalnya melalui investasi asing yang tumbuh dengan pesat untuk mengolah sumberdaya alam menjadi produktif diharapkan dapat meningkatkan pembangunan di Negara tersebut. Hal ini disampaikan oleh Dr. Azwar, Sosiolog Universitas Andalas Padang dalam kuliah dosen tamu Jurusan Sosiologi FISIP UMRAH (23/5/17).

“ MEA seperti pisau bermata dua, bisa berdampak positif jika memang kerjasama itu bersifat mutualisme, bisa pula jadi negative jika parasitisme. Ketidak mampuan Indonesia menghasilkan produk yang punya daya saing dengan produk Negara maju, missal karena perbedaan kualitas dan harga misalnya, itu bisa berdampak buruk.  Justru Negara tetanggalah yang akan mengusasi pasar di negara kita,” imbuh Azwar.

Ditambahkan Azwar, pada ekonomi global dan modern, dimana mengedepankan prinsip efisiensi dan efektifitas, mengharuskan setiap Negara memiliki tenaga terampil. Namun, Indonesia masih didominasi oleh tenaga kerja yang tidak efisien dan efektif dengan kualitas rendah. Kondisi ini memicu peningkatan jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan pada masyarakat yang berketerampilan rendah.

Persoalan Indonesia dewasa ini seperti masih tingginya angka pengangguran terselubung, yakni mencapai 50 juta orang, rendahnya jumlah wirausahawan yang mampu mempercepat perluasan kesempatan kerja, masih dominannya pekerja tidak terdidik dengan produktifitas rendah diyakini menjadi pemicu permasalahan ekonomi di Indonesia. Selain itu, tingginya jumlah pengangguran terdidik sebagi akibat tidak sebandingnya permintaan kebutuhan pasar serta keterbatasan pemerintah memperhatikan ekonomi di sektor informal memperparah kondisi Indonesia saat ini.

Dalam kesempatan Kuliah Dosen Tamu tersebut, Dr. Azwar, M.Si menyampaikan agar pemerintah terfokus pada peningkatan kualifikasi kerja, mutu pendidikan dan pemerataan kesempatan kerja disamping pembangunan infrastruktur melulu.

“Pembangunan SDM tidak boleh diabaikan, ini menjadi kunci kesuksesan pembangunan bangsa,” tutupnya.

Kuliah Dosen Tamu merupakan agenda yang setiap tahunnya dilakukan oleh Jurusan Sosiologi. Kegiatan ini memang khusus mengundang dosen-dosen dari universitas terkemuka di Indonesia untuk memberikan materi pembelajaran bagi seluruh mahasiswa Sosiologi FISIP UMRAH.

Sebagai Jurusan yang sudah terakreditas B, dengan telah mencetak ratusan sarjana Sosiologi yang kini telah bekerja di banyak perusahaan dan lembaga pemerintahan, Dr Azwar berpesan agar perlu ditingkatkan kompetensi lulusan. Mempersiapkan hardskill saja belum cukup. Peserta didik perlu diberikan kecakapan softskill agar siap menjadi tenaga kerja yang efektif dan efisien seperti tuntutan MEA. (Mrs)

Kuliah Dosen Tamu Dr. Azwar, M.Si

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here